Minggu, 31 Maret 2013 | By: Hasan

Ingin tau Cara Merawat Komputer Dengan Mudah?

Terkadang rutinitas kita dalam menggunakan komputer rumah atau pun kantor sering kali menyebabkan rasa lelah pada diri kita. Akan tetapi bagaimana jika kali ini komputer Anda lah yang mengeluh lelah dan sering kali eror atau yang lebih tepatnya mengalami penurunan performa dari waktu kewaktu?


Keadaan seperti ini merupakan dampak dari pemakaian komputer yang berlebihan dan juga jarangnya Anda melakukan perawatan secara rutin pada komputer Anda, atau kemungkinan Anda juga merasa takut akan terjadi kerusakan ketika Anda melakukan perawatan pada komputer atau PC. Kekhawatiran Anda tidak akan terjadi jika Anda melakukan perawatan komputer Anda dengan benar. Pada umumnya dalam merawat komputer ada dua bagian penting yang perlu untuk Anda lakukan yakni merawat hardware dan juga software.

Kegiatan ini sangatlah mudah untuk Anda lakukan sendiri, berikut ini cara merawat komputer dengan mudah:

1) Merawat Hardware

Hardware merupakan perangkat keras pada komputer Anda, pada umumnya cara merawat hardware ini dapat Anda lakukan dengan cara mengecek dan membersihkan setiap komponen yang ada di CPU Anda.Masalah yang sering timbul dari hardware adalah menempelnya debu atau kotoran kotoran yang lain pada bagian bagian tertentu dari komponen CPU seperti pada  motherboard (mainboard), harddisk, memori (RAM), power supply, dan sebagainya.

Yang perlu untuk Anda lakukan adalah dengan membersihkan debu atau kotoran tersebut yang menempel dengan kuas atau sikat yang kering. Perlu Anda ingat jangan mengggunakan cairan apapun untuk membersihkan setiap komponen dari CPU ini karena akan merusak komponen CPU Anda. Bersihkan debu atau kotoran yang menempel pada setiap komponen CPU Anda, lakukanlah secara rutin dengan durasi waktu setiap satu bulan atau satu minggu sekali tergantung selera Anda.

2) Merawat Software

Hal ini tidak kalah pentingnya dengan point di atas, merawat software juga perlu Anda lakukan secara rutin mengingat sebagian besar kinerja komputer bergantung pada software yang ada di komputer Anda. Yang perlu Anda lakukan untuk merawat software adalah sebagai berikut:

Scan Komputer Anda dengan Antivirus pilihan Anda secara rutin, dan juga selalu perbaharui antivirus yang telah Anda miliki dalam komputer Anda.
Lakukanlah Disk Cleanup secara rutin tujuannya adalah agar ruang pada harddisk kita berfungsi dengan maksimal.
 Lakukan Disk Defragment yang sudah tersedia dalam komputer Anda tujuannya adalah untuk menjaga agar sistem operasi dapat merapikan file file Anda yang berada buakn pada tempatnya.
Hapuslah program atau file yang sudah tidak Anda gunakan lagi.

Wisata Alam Maribaya


Perjalanan dimulai ketika saya dan teman - teman saya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke daerah bandung untuk melepas kepenatan di tengah aktifitas yang padat. Kami semua menyewa bus untuk kedaerah bandung, kami memutuskan untuk mengunjungi wisata alam Maribaya. Obyek wisata Maribaya terletak 4 Km di tenggara Lembang . Lokasi ini memiliki sumber mata air panas , taman dan juga air terjun setinggi 2,5 meter. Maribaya adalah tempat wisata yang banyak yang di kunjungi oleh keluarga, khususnya pada liburan akhir minggu. Mata air panas di Maribaya mengandung belerang yang nyaman berenang ataupun berendam. Dari taman yang terdapat di Maribaya ini wisatawan dapat melakukan perjalanan
(trekking) sejauh 6 Km selama sekitar dua hingga tiga jam kembali ke Dago di Bandung. Tracking melalui jalan kecil melewati lembah sungai yang menghijau hingga sampai ke Bukit Dago , tempat yang bagus untuk menikmati keindahan matahari saat tenggelam di ufuk barat.
Info Harga Masuk

Tiket Masuk Perorangan : Rp. 4250
Tiket Masuk Motor : Rp. 2000
Tiket Parkir Motor : Rp. 1000
Tiket Masuk Bus : Rp. 10.000
Tiket Parkir Bus : Rp. 5000
Tiket Kolam Air Dingin & Panas
Dewasa         : Rp. 5000
Anak - Anak               : Rp. 2500


Sekilas Pemandangan yang ada di Maribaya
Ini adalah Pintu masuk area wisata alam Maribaya


Ini adalah Monumen Maribaya


Ini Adalah Area Peristirahatan yang ada di Maribaya


Ini Adalah Area Bermain yang ada di Maribaya









Mungkin itu sedikit cerita dari saya mengenai wisata alam Maribaya Bandung,dan bagi yang belom mencoba lekas lah mencoba recommended buat refreshing sejenak dari aktifitas harian hehe




Sabtu, 23 Maret 2013 | By: Hasan

Wisata Kuliner Di Tegal

Saya akan membahan Wisata Kuliner di Tegal yang juga termasuk Kota kelahiran saya. Wilayah Tegal terbagi menjadi dua yaitu Kota Madya Tegal dan Kabupaten Tegal. Tegal terletak di jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) di Provinsi Jawa Tengah. Masyarakat Tegal terdiri dari beragam etnis yang membaur sehingga mempunyai banyak keunikan diantaranya kekhasan kulinernya.


Kuliner Khas
Tegal identik dengan Warung Tegal (Warteg) bagi sebagian masyarakat Indonesia terutama di Jakarta Warung makan yang menyediakan makanan dengan harga terjangkau. Warteg mudah ditemukan di mana-mana tapi belum tentu semua warteg pemiliknya orang tegal. Nama Warteg sudah menjadi nama generik untuk warung makan dengan harga terjangkau. Warteg tidak selalu menyediakan makanan khas Tegal, padahal banyak sekali makanan khas Tegal yang lezat.
Berikut adalah sebagian makanan Khas Tegal yang terkenal :

Sate Kambing Tegal
Sate Kambing Tegal terbuat dari daging kambing muda biasanya berumur di bawah lima bulan (balibul) sehingga dagingnya empuk dan beraroma khas. Daging kambing muda diiris kecil dan ditusuk dengan tusukan bambu dan dibakar. Karena menggunakan daging kambing muda maka tidak perlu terlalu banyak olesan bumbu pada saat membakarnya. Disajikan dengan kecap manis, irisan bawang merah, tomat dan cabe rawit. Sangat lazim dihidangkan bersama teh poci gula batu.

Soto Tegal
Soto (Sauto) Tegal memakai tauge dan tauco dengan campuran daging ayam, sapi atau jeroan babat yang di siram dengan tauco, ditaburi daun bawang, bawang goreng dan kriuk. Kriuk adalah tulang muda ayam yang digoreng kering sehingga bila memakannya akan berbunyi kriuk-kriuk ^_^ . Perpaduan dari kuah soto dan tauco menjadi manis, asam dan agak asin.

Kupat/Lontong

Di Tegal ada beberapa vasiasi kupat (ketupat/lontong) yaitu Kupat Ngglabed, Kupat Blengong, Kupat Bongkok, Lontong sayur. Bahan kupat atau lontong sama saja dari beras. Perbedaannya adalalah Kupat Ngglabed kuahnya kental, itulah kenapa dinamai kupat ngglabed yang berarti lengket/kental, biasanya disajikan dengan sate kerang. Penjual kupat ngglabed banyak terdapat di pinggir jalan dan alun-alun Tegal
Kupat Blengong mirip dengan kupat ngglabed yang membedakannya karena disajikan dengan sate blengong. Blengong adalah hasil percampuran antara entog (mentog) betina dan bebek yang jantan. Biasanya para pedagang sate blengong di Tegal mulai menggelar dagangannya ketika menjelang sore. Daerah pusat Kupat Blengong adalah Tegal Sari. Tepatnya di daerah persawahan yang namanya sawahpari.
Kupat Bongkok berasal dari Desa Bongkok, sebelah timur Kota Tegal. Kupat Bongkok terdiri dari lontong yang ditaburi tauge rebus, sambal goreng yang dibuat dari krupuk mi dan disiram dengan kuah kari tempe kemudian diberi kecap manis. Menjadi ciri khas adalah tempenya karena terbuat dari tempe semangit, yaitu tempe yang sudah matang sehingga hampir busuk. Sebelum di masak, tempe disimpan selama dua hari pake bumbu kari tanpa santan.
Kupat ini biasa di jajakan di pinggiran jalan atau di gerobak keliling. Sederhana banget kan? Yoi.. Kupat ini emang sederhana banget, dan penjual kupat ini emang di bawah pohon di pinggir jalan, tapi jangan heran yah kalau pembelinya dateng pake mobil bagus.
Sedang lontong sayur terkenal di sepanjang jalan belakang Kantor PLN Slawi. Ciri khasnya adalah kuahnya santar encer berwarna kuning dengan isi tauge dan disajikan dengan sate ayam kampung.

Nasi Lengko
Nasi lengko adalah nasi putih biasa yang diberi bumbu kacang, tauge, timun, tahu goreng, dan diberi kerupuk kuning diatasnya dan kecap manis. Nasi Lengko versi Tegal tidak ditaburi daun kucai seperti Lengko Cirebon.

Tahu Aci
Tahu aci adalah tahu goreng yang diberi adonan sagu, rasanya yang gurih menjadikannya oleh-oleh yang populer. Ada juga tahu pletok, yang membedakannya adalah Tahu Aci terbuat dari tahu yang dibelah serong membentuk segitiga da diberi adunan aci (sagu), sedangkan tahu pletok dibuat dari tahu yang dibelah melebar dan diberi adonan aci encer kemudian digoreng.

Pia/Sumpia
Sentra kue Pia berada di Jl. Veteran, yang paling terkenal Kue pia buatan Nyonya Liao. Pia dengan beragam isi, mulai dari kacang hijau, cokelat, nanas, susu, dan lainnya itu banyak dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Tegal. Selain Pia Ny. Liao, ada sekitar 4 pembuat kue pia di daerah ini.



Nasi Ponggol
Seporsi nasi berisi lauk yang terdiri dari Tahu, Tempe, Ikan Asin Oreg Oreg Tempe Berupa Tempe yang diiris kecil kecil dan ditumis. Akhir akhir ini banyak disebut orang di Kota Tegal Ponggol Setan ( karena dijualnya malam setelah Jam 9 malam sampai pagi hari ) Konotasi "Setan " karena yang makan malam malam adalah setan yang bergentayangan bukan manusia.



Teh Poci
Tegal mempunyai banyak pabrik teh karena masyarakat Tegal suka ngeteh. Karena teh diseduh di poci tanah liat maka terkenal dengan istilah teh poci.





Martabak Lebaksiu
Lebaksiu merupakan kecamatan di Kab. Tegal yang kebanyakan penduduknya berjualan martabak telur maupun martabak manis. Walaupun konon martabak adalah makanan khas Melayu yang dipengaruhi budaya India, namun di Jakarta, pembuat dan penjual martabak kebanyakan berasal dari Lebaksiu. Bahkan untuk memberi kesan lain dari pada yang lain banyak penjual martabak tegal di Jakarta yang menamai jualannya Martabak Bangka.



Pilus Kletuk
Sejak dulu pilus merupakan makanan ringan yang sangat digemari di Tegal, terbuat dari tepung sagu dicampur daun kucai dan dibentuk bulat-bulat kecil. Rasa yang gurih asin menjadikannya cocok untuk dicampur dengan kuah bakso atau soto.

Begitulah Kira - Kira beberapa Kuliner dari Kota kelahiran saya yaitu Tegal. ^^

Jumat, 01 Februari 2013 | By: Hasan

Evaluasi RSBI


Sejak awal kehadirannya, rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) telah banyak menimbulkan pro dan kontra. Gagasan program RSBI ini tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan kelas-kelas unggulan yang telah berjalan sebelumnya. Selama ini keberadaan RSBI menjadi sorotan banyak pihak, termasuk menteri pendidikan nasional (Mendiknas) bersikukuh untuk mengevaluasinya. BERBAGAI pertanyaan mendasar dan bernada menggugat pun bermunculan. Di antaranya apakah sekolah yang ditunjuk (baca : mencalonkan diri) menjadi RSBI benar-benar sudah siap? Masyarakat khawatir jika RSBI nantinya malah membuat pengastaan antara yang kaya dan miskin. Sebab, diyakini RSBI perlu ditunjang dengan berbagai macam fasilitas dan sarana prasarana pendukung yang biayanya dibebankan kepada siswa.
Apa yang dikhawatirkan masyarakat bukan isapan jempol. Terbukti di sana-sini terjadi pungutan besar-besaran yang dibebankan kepada siswa. RSBI telah berperilaku primordial meski Mendiknas telah memberi warning agar hal tersebut tidak dilakukan. Beberapa hal yang menjadi perhatian masyarakat ialah proses rekrutmen siswa, akuntabilitas keuangan, prestasi akademik, dan persyaratan dasar RSBI.
Jika kita boleh bicara jujur, dari hasil pemantauan selama ini terkesan perjalanan RSBI terlalu ’’dipaksakan’’ atau lebih ekstremnya diaborsi. Kenyataannya antara harapan dan realitas justru terbalik. Indikatornya adalah pertama, kualitas dan pelayanan yang ada belum menunjukkan bahwa sekolah tersebut menuju sekolah bertaraf internasional.
Kedua, parameter kelulusan tes masuknya juga sangat subjektif. Karena unsur wawancara ikut menjadi penentu diterima atau tidaknya seorang calon siswa, serta kualitas pewawancaranya apakah (maaf) sudah teruji sebagai pewawancara? Ketiga, program RSBI sebagai embrio sekolah bertaraf internasional (SBI) telah menutup kesempatan bagi anak didik yang memiliki potensi akademis tetapi tidak punya finansial. Oleh sebab itu, sangat tepat apabila pihak pemerintah daerah kabupaten/kota dan Kemendiknas meninjau ulang program RSBI. Sebab, dikhawatirkan menjadi sekolah eksklusif.
Meski dalam peraturan disebutkan RSBI agar menyediakan 20 persen bangku sekolah untuk siswa tidak mampu, kenyataannya jarang ada siswa tak mampu bersekolah di RSBI. Setiap orang tua sesungguhnya menginginkan untuk bisa memasukkan anaknya ke RSBI. Dengan a;asan fasilitas yang lebih baik dan mungkin tenaga pengajar lebih kompeten.
Ketika mereka harus membayar lebih mahal daripada sekolah reguler, pupuslah peluang bagi masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan. Akhirnya, RSBI menjadi sekolahnya kaum berada dan mungkin dapat mematikan hati dan rasa sosial murid-muridnya. Sebab, mereka hanya bergaul dengan teman-teman sekasta. Maka yang terjadi kemudian adalah kapitalisasi pendidikan. Ada baiknya pemerintah lebih fokus pada upaya menciptakan sekolah bertaraf nasional secara merata. Sehingga, tidak ada perbedaan yang mencolok antara kualitas pendidikan di wilayah perkotaan dengan pelosok.
Upaya ini hanya dapat terwujud apabila Kemendiknas mampu untuk memberikan perlindungan bagi para guru dan kepala sekolah agar terbebas dari politisasi kepala daerah. Kemendiknas harus berani mengambil alih kewenangan daerah dalam melakukan mutasi bagi kepala sekolah dari TK sampai SMA/SMK.
Landasan hukumnya sudah ada. Yakni Permendiknas RI No. 28/2010 tentang Penugasan Guru menjadi Kepala Sekolah. Untuk mengganti jabatan kepala sekolah, pemda harus mendaftarkan calon kepala sekolah minimal 2 tahun sebelum mutasi dilakukan. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa peraturan tersebut menjadi mandul? Nyatanya mutasi terhadap guru dan kepala sekolah terus saja berlangsung di daerah tanpa ada sanksi apapun dari Kemendiknas. Bila hal ini terus dibiarkan, jangan harap pemerataan pendidikan dapat terwujud. Sebab, kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga pendidikan tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang. Hal yang tidak kalah penting, Pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki fasilitas sekolah, melancarkan pembayaran sertifikasi guru yang masih tersendat-sendat, memperbaiki kurikulum yang dirasakan sangat berat, dan mengevaluasi penyelenggaraan UN yang masih saja menyisakan pro-kontra setiap tahunnya.
Memang, semua paham bahwa pendidikan yang baik memerlukan biaya mahal. Namun, biaya yang mahal ini seharusnya menjadi tanggung jawab negara. sebab, negara bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan bagi warganya agar seluruh rakyat melek huruf dan berpendidikan sehingga mampu bersaing dengan tenaga-tenaga profesional dari manca negara. Sistem pendidikan yang menutup kesempatan bagi orang tidak mampu untuk bersekolah di tempat yang baik hanya akan melahirkan bangsa kuli. Sementara biaya pendidikan yang semakin mahal, ternyata belum mampu menghasilkan SDM berkualitas. Hal yang memprihatinkan, dari tahun ke tahun tampaknya kualitas SDM kita tidak menunjukkan perbaikan yang berarti ditinjau dari peringkat human development index (HDI) yang dikeluarkan oleh UNDP.
Sangat penting bahwa urusan yang menyangkut peningkatan mutu SDM menjadi tanggung jawab penuh pemerintah pusat. Ini berarti kebijakan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan kendalinya harus tetap pada pemerintah pusat. Masyarakat menunggu langkah konkret Kemendiknas dalam upaya untuk melakukan evaluasi terhadap persoalan pendidikan yang selalu dikeluhkan masyarakat. Ini berarti Mendiknas harus segera membentuk tim independen untuk menilai keberadaan RSBI, kelas akselerasi, penyelenggaraan UN, bahkan tes masuk perguruan tinggi yang sampai kini masih membingungkan masyarakat. Apabila pemerintah menganggap bahwa RSBI/SBI harus ada, mengingat bahwa SBI merupakan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/2003 yang wajib dilaksanakan, hendaknya telah disiapkan infrastruktur yang mapan. Seperti gedung sekolah yang representatif dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan mutakhir serta bertaraf internasional. Juga kesiapan SDM yang profesional dan tangguh, baik kepala sekolah, guru, tenaga tata usaha, komputer, laboran, pustakawan dan penguasaan ICT.
Bahasa Pengantar
Selama ini pendidikan pada RSBI dan SBI sangat sering diartikan sebagai sekolah yang harus menerapkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Padahal, pada tingkat sekolah dasar, penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sangat berbahaya. Paling tidak inilah hasil penelitian Hywel Coleman, peneliti senior bidang pendidikan keguruan di University of Leeds, Inggris. Hasil penelitiannya sangat relevan dengan polemik yang mengiringi perjalanan sekolah-sekolah negeri di Indonesia yang berstatus RSBI dan SBI. Idealnya menurut Hywel, anak harus melek huruf atau belajar membaca dan menulis melalui bahasa ibunya dulu, baru kemudian diperkuat dengan bahasa Inggris. Jika anak tidak diberi kesempatan untuk menguasai konsep-konsep dasar melalui bahasa ibu di tingkat SD, dampak negatifnya akan terasa pada keberhasilannya dalam proses pendidikan selanjutnya. Hywel mengambil sampel penelitian di sekolah-sekolah negeri bertaraf internasional yang menggunakan konsep pengajaran bilingual (dwi bahasa) seperti di Korea Selatan, Thailand dan Indonesia. Dan yang ironis dan menyedihkan menurut Hywel bahwa di Indonesia tingkat bahayanya paling tinggi.
Korea Selatan misalnya, diperoleh fakta bahwa 100 persen keberhasilan anak belajar dilakukan melalui bahasa ibunya. Sementara di Thailand, keberhasilannya mencapai angka sampai 50 persen. Indonesia menjadi negara terendah karena hanya mencapai angka 10 persen. Bagi sekolah-sekolah negeri yang menggunakan label internasional, tentu tidak bisa seenaknya menggunakan metode bilingual tanpa dukungan kurikulum dan metode pengajaran yang tepat. Memang, yang kita harapkan dari lulusan SBI adalah menguasai kemampuan kunci-kunci global namun harus tetap berjati diri dan berbudaya Indonesia. Kita semua berharap semoga Pemerintah dapat lebih bijaksana dalam menyikapi masalah RSBI dan SBI, karena menyangkut pendidikan calon pemimpin bangsa di masa depan.
Sebaliknya, jika pembenahan SDM ini dilakukan setengah hati dan para pejabat birokrat yang diberi tanggung jawab mengurusi pendidikan bersikap business as usual, maka jangan bermimpi untuk mendapatkan kualitas bangsa yang mampu bersaing dengan negara tetangga yang kini telah melaju meninggalkan kita.

Rencana Kenaikan BBM


Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan pemerintah harus melakukan pengendalian dan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang lebih baik. Menurut dia, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pemakaian BBM bersubsidi akan kembali tinggi yang menyebabkan beban subsidi membengkak.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo memperkirakan defisit anggaran hingga akhir tahun bisa mencapai 2,35 persen, atau melampaui target sebesar 2,2 persen. Salah satu pendorong melebarnya defisit karena besarnya beban subsidi BBM yang harus ditanggung pemerintah.

Pemerintah juga menargetkan untuk melarang kendaraan perkebunan menggunakan BBM bersubsidi mulai 1 Maret 2013. Ketentuan tersebut akan berlaku bagi seluruh kendaraan perkebunan di Indonesia. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2012, pemerintah menargetkan kuota BBM bersubsidi sepanjang tahun sebesar 40 juta kiloliter. Angka tersebut kemudian bertambah menjadi 44 juta kiloliter di APBN-Perubahan 2012.

Namun akibat lonjakan konsumsi, pemerintah kembali menambah kuota BBM bersubsidi sebesar 1,2 juta kiloliter. Tahun ini pemerintah memperkirakan kuota BBM bersubsidi naik dari 46 juta kiloliter menjadi 48 juta kiloliter.

Untuk menambah BBM bersubsidi sebanyak 1,2 juta kiloliter, dibutuhkan dana sebesar Rp 6 triliun. Untuk subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2012, disediakan anggaran Rp 137,4 triliun. Namun realisasi hingga akhir tahun diperkirakan membengkak hingga Rp 216,8 triliun, atau kurang Rp 79,4 triliun.

Penyebab Banjir Di Jakarta


Banjir di Jakartaibarat kutukan yang harus ditanggung oleh masyarakat ibu kota. Betapa tidak,  pembangunan Jakarta yang tak terkontrol dan tata kota yang jauh dari ideal mengakibatkan banjir di Jakarta saban tahun. Semua pihak bukannya mencari solusi yang tepat, tetapi malahan sibuk mencari "kambing hitam" siapa yang paling berdosa yang menyebabkan bah.

Banjir di Jakarta menjadi lagu lama yang tiap tahun diputar lagi. Malahan Banjir di Jakarta bukannya kian surut, melainkan menjadi bencana progresif. Artinya, intensitas banjir dan area banjir di Jakarta kian meluas. Tak hanya satu wilayah saja yang terkena air bah,  dahulu sebuah wilayah tak pernah kena banjir sekarang menjadi langganan Banjir di Jakarta tiap tahunnya. Itulah karakter bencana ekologi yang tiap tahun intensitasnya menjadi bertambah luas.

Penyebab Banjir di Jakarta
Beberapa penyebab banjir di Jakarta

1.       Penyebab Banjir di Jakarta - Rusaknya Tata Kota

Gencarnya pembangunan gedung-gedung bertingkat, seperti apartemen, mal dan sebagainya merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Jakarta. Pembangunan kota yang tak mengindahkan blue print dan pemerintah daerah tak berdaya mengatur laju pembangunan gedung komersial menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup di ibu kota Indonesia.

Harusnya pemerintah daerah tegas melarang sebuah wilayah untuk dijadikan area komersial, tetapi kenyataan berbeda. Entah bagaimana caranyakokada pemodal kuat yang membangun    wilayahlarangan membangun gedung. Apa pun alasanya, pengembangan seperti itu menyalahi tata ruang kota..

2.       Penyebab Banjir di Jakarta -Rusaknya Penghijauan di Hilir

Rupanya yang rusak tak hanya di wilayah Jakarta saja, daerah-daerah hilir seperti Puncak, Cianjur, dan Bogorpun kondisinya sangat memprihatinkan. Daerah dataran tinggi dan hutan-hutannya banyak dibabat diubah menjadi lahan pertanian dan vila-vila. Padahal daerah tersebut merupakan penyangga ibukota agar tak banjir. Sekarang ini jika daerah hilir hujan deras, pasti terjadi banjir di Jakarta. Air bah kiriman datang tiba-tiba hingga menggenangibantaransungai di Jakarta.

3.       Penyebab Banjir di Jakarta -Tergusurnya Situ dan Resapan Air

Fungsi utama situ yang ada di Jakarta adalah sebagai penampungan air hujan. Dahulu, Belanda membangun banyak sekali situ-situ. Karena kontur tanah Batavia sama seperti di Belanda, yakni permukaan air laut lebih tinggi dari daratan sehingga ketika hujan turun pasti banjir. Oleh karena itu, insinyur Belanda dahulu membangun kanal-kanal dan situ guna mengendalikan air hujan dan air rob agar tak banjir.
Namun sayangnya sekarang situ-situ itu sudah banyak yang diuruk untuk dijadikan perumahan maupun gedung bertingkat. Akhirnya tak ada tempat lagi untuk menampung limbasan air hujan. Akhirnya bisa ditebak banjir menjadi langganan di tempat tersebut.

4.       Penyebab Banjir di Jakarta -Perilaku Buruk Masyarakat

Jakarta itu menjadi kampung raksasa, sedangkans ungai di Jakarta dijuluki sebagai WC terpanjang di dunia. Perilaku penduduk yang tinggal di bantaran sungai menjadi salah satu biang keladi rusaknya kondisi sungai di Jakarta. Mengapa begitu? Ya, perilaku membuang sampah sembarangan di sungai turut menyebabkan bencanaekologidi Jakarta..
Ribuan ton sampah ditumpahkan di sungai oleh penduduk di Jakarta. Walaupun tinggalnya di kota metropolis, ternyata perilakunya sangat kampungan. Hilangnya kesadaraan menjaga lingkungan memperburuk wajah kota..

5.       Penyebab Banjir di Jakarta -Tak Ada Kesedaran dari Pemerintah dan Masyakarat

Pemerintah pun menjadi salah satu penyebab kerusakanlingkungandi ibu kota sehingga menyebabkan banjir di Jakarta setiap tahunnya. Bayangkan, Kota Jakarta sebagai ibu kota Indonesia yang seharusnya ditata dengan baik ternyata dicoret dengan wajah bopeng olehkebijakanngawur yang dikeluarkan pejabat daerah. Pemangku negara ini dengan mudahnya member izin pembangunan gedung-gedung komersial di sembarang tempat. Penggusuran tempat-tempat resapan begitu saja mudahnya tanpa memedulikan akibatnya kelak. Pemerintah tak bisa mengelak dari kesalahan yang dia lakukan. Bentuk tanggung jawabnya yang pasti membatasi izin pembangunan gedung komersial, memperbanyak tempat resapan air, dan memelihara kebersihan sungai.

Dampak Banjir di Jakarta
Berikut ini merupakan deretan imbas negatif dari banjir di Jakarta yang tiap tahun menghantui kehidupan penduduk di Jakarta. Mimpi buruk ini mampu melenyapkan harta dan nyawa siapa saja yang rumahnya terendam banjir.

Ekonomi.
Salah satu kerugian dari banjir di Jakarta adalah kerugian finansial. Ketika banjir menggenang di Jakarta, dipastikan sendi-sendi perekonomian lumpuh. Jalur transportasi darat terbenam air bah sehingga mengganggu pasokan sembakod an merusak infrastruktur perekonomian di Jakarta. Tragisnya, kerugian yang sama selalu berulang-ulang setiap tahun gara-gara banjir. Jika dibiarkan berlarut-larut, Jakarta akan ditinggalkan investor asing karena bencana alam menjadi kendala besar bagi kehidupan bisnisnya.


Psikologi.
Gangguan psikologis merupakan salah satudampak banjir di Jakarta yang terasa bagi masyarakat di daerah langganan banjir. Orang akan cepat stres kalau setiap tahun terkena banjir. Tingkat stresnya lebih tinggi daripada penduduk di luar Jakarta. Tapi sayangnnya pemerintah tak pernah membantu masalah pemulihan psikologi bagi orang yang terkena bencana. Bentuk pertolongan seperti konseling psikologi dan pendekatan agama pun sangat penting membantu memulihkan mental dan spiritual korban para bencana.

Pekerjaan rumah pemerintah Kota Jakarta belumlah usai. Banyak sekali masalah lain di luar banjir di Jakarta yang belum terselesaikan dengan benar. Mari kita benahi ibu kota Indonesia agar tak ada lagi berita banjir di Jakarta.

Referensi Terkait : http://www.anneahira.com/banjir-di-jakarta.htm

Terpilihnya Roy Suryo Sebagai Menpora


 Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Negara kita sudah memiliki Mentri Pemuda dan Olahraga yaitu Roy Suryo yang sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika. Ya langsung saja kita cari tahu kenapa Roy Suryo atau kita singkat saja RS bisa terpilih menjadi Menpora RI.…

SBY memilih RS dengan tiga tugas pokok, yaitu
1. memastikan Kemenpora kembali menjalankan tugasnya dengan baik dan  memiliki kinerja yang baik, setelah adanya kasus hambalang. Dkl mengembalikan nama baik partai demokrat setelah kasus hambalang dan RS selama ini msh bebas terindikasi korupsi alias bersih.
2. melanjutkan prestasi berjayanya kembali Indonesia dalam SEA Games, yaitu posisi   yg baik  pada  tahun 2011.
3. bekerja sama dengan KOI dan KONI agar segera mengakhiri permasalahan yang ada di kepengurusan PSSI. “Bisa konsultasi dengan baik dengan FIFA dan semua pencinta sepak bola. Rakyat akan sangat marah kalau prestasi sepak bola terganggu dan kandas karena konflik kubu-kubu tertentu dalam persepakbolaan kita,” kata Presiden.
Yg cukup menarik adalah apa yg dikatakan RS sendiri setelah dipilih SBY: Roy mengakui dirinya tidak kompeten dalam menjabat posisi yang ditinggalkan Andi Alfian Mallarangeng itu. Saya sadar kapasitas saya. Saya sampaikan ke Presiden bahwa saya bukan orang yang berkompeten dan paling tepat untuk posisi itu, saya sadar,” ujar Roy. Dia mengaku sadar media massa meragukan kemampuannya. “Saya harus akui saya bukan olahragawan dan (memiliki) sedikit latar belakang di bidang kepemudaan, saya sangat sadar itu,” ucap Roy.
Mengapa yg dipilih RS, koq bukan yg lain?. Terpilihnya RS selain dianggap masih muda, cakap dan cekatan oleh demokrat adalah posisinya di internal demokrat agar tidak terjadi perpecahan di tubuh partai. Jadi mnrt ane pertimbangan utamanya adalah pertimbangan politis, tolong diingat juga bhw jabatan menpora memang jabatan politis (bukan seperti PSSI misalnya). Jd itu sah-sah saja secara politis. Pengamat memang berpendapat koq yg dipilih bukan seorang profesional? Itu juga sah-sah saja publik berpendapat demikian. Sekali lagi, pertimbangan SBY adalah pertimbangan politis.

Bisakah RS menyelesaikan kisruh sepakbola?
Di hari-hari pertama RS memang berkomentar soal banned FIFA, dugaan ane IMHO, RS masih gagap belum paham benar soal kisruh atau masih “lugu”.  Sebenarnya dia perlu banyak masukan dan mempelajari tentang kisruh sepakbola ini. PSSI juga telah menghimbau menpora RS mempelajari soal UU, statuta, dan aturan sepakbola lainnya. Wartawan senior Budi Sambazy juga memberi tanggapan apa yg mestinya dilakukan menpora baru ini. Orang cakap itu bisa berhasil bekerja di luar bidangnya dengan syarat mau belajar dan bekerja keras dan punya komitmen kuat untuk berhasil dan juga butuh waktu untuk belajar. Sayangnya, khusus menangani kisruh sepakbola menpora baru hanya memiliki waktu yg sangat pendek dengan situasi yg sangat tidak menguntungkan. Jadi bisa kah RS menyelesaikan tugasnya? Silahkan untuk dijawab.

Mengapa publik meragukan?
Kebebasan berpendapat (mimbar bebas) lewat dunia maya di Indonesia saat ini perkembangannya sangat luar biasa. Bukan hal yg aneh kalau publik terutama dunia maya langsung bereaksi keras terhadap terpilihnya RS sebagai menpora baru, selain dianggap tidak berkompeten oleh publik RS juga dianggap tokoh kontroversial. Paham kah RS tentang kisruh sepakbola yg sudah berlangsung satu tahun lebih ini? Paham kah RS soal kepemudaan? Jadi wajar juga kalau publik lantas menghakimi RS rame-rame.
Oleh karena itu tidak ada cara lain, Roy Suryo sebagai menteri baru   harus segera membuktikan mampu fokus menangani masalah-masalah yang ada terutama gawat darurat kisruh sepakbola di Indonesia. Sekarang kita tinggal melihat aksinya dan hasil apa yang akan di berikan Menpora baru kita. Semoga saja kabar baik yang kita dapatkan. Aminnn.